Category Archives: Blogs

8 MANFAAT TAUWA/KEMBANG TAHU BUAT KESEHATAN

8 MANFAAT TAUWA BAGI KESEHATAN

Tauwa memiliki banyak nama menurut  penyebutannya di daerah masing-masing, kalau di negeri asalnya, Cina, Tauwa biasa disebut dengan Douha, di Malaysia dan Singapura lebih dikenal dengan sebutan Taufufa, di Jawa Tengah orang menyebutnya Wedang Kembang Tahu, sedangkan di Jawa Timur orang menyebutnya Tahwa atau Tauwa. Tauwa merupakan salah satu produk olahan dari kacang kedelai yang memiliki kandungan nutrisi yang cukup tinggi.

Kandungan Nutrisi dalam Tauwa

Tauwa dibuat dari sari kedelai yang diberikan bumbu pengental sehingga bentuk dan kekenyalannya menjadi mirip puding. Cara membuatnya cukup sederhana, yaitu sari kedelai dimasak sampai mengalami proses pemanasan hingga 85 derajat celcius dicampur bersama bumbu pengental khusus, kemudian didiamkan kurang lebih 30 menit.

Tauwa mengandung berbagai macam nutrisi seperti protein, zat besi, mangaan, selenium, fosfor, serta aneka nutrisi lainnya.

Adapun beberapa kandungan nutrisi dalam Tauwa yang disajikan dalam 100 gram, antara lain adalah :

Energi sebanyak 90 kkal
Protein 10.7 gr
Lemak 4 gr
Karbohidrat 4.7 gr
Kalsium 85 mg

Menyantap produk olahan yang berasal dari kacang kedelai seperti Tauwa dapat memberikan berbagai macam manfaat bagi kesehatan kita. Bahan pangan ini selain bisa dikonsumsi orang sehat, juga bisa disarankan untuk digunakan di berbagai Rumah Sakit, karena kandungan nutrisi di dalamnya sangat baik dikonsumsi bagi para pasien, terutama bagi mereka yang baru saja menjalani proses operasi guna memulihkan kesehatan.

Beberapa manfaat yang bisa kita dapatkan dari mengkonsumsi Tauwa, diantaranya adalah :

1. Dapat membantu merangsang keluarnya ASI

Di negara Jepang kembang tahu merupakan salah satu jenis makanan yang sangat populer. Dimana salah satu manfaatnya adalah dapat memperlancar atau merangsang produksi ASI bagi para wanita pasca melahirkan. Untuk itu, manfaat tauwa sama dengan kembang tahu untuk ibu hamil maupun ibu hamil sangat disarankan untuk rajin mengkonsumsi produk ini.

2. Dapat membantu menurunkan tekanan darah tinggi

Kandungan lesitin yang terkandung dalam tauwa dipercaya mampu menurunkan tekanan darah, sehingga hal ini sangat baik dikonsumsi oleh para penderita hipertensi.

3. Dapat menurunkan gangguan diare

Selain dapat menurunkan tekanan darah, kandungan letisin yang terdapat dalam tauwa juga sangat baik untuk membantu mengurangi gangguan saluran pencernaan, seperti timbulnya gangguan diare.

4. Dapat membantu menurunkan resiko diabetes mellitus

Penderita diabetes membutuhkan asupan pangan yaitu makanan yang rendah gula untuk membantu menjaga kestabilan gula darah dalam tubuh. Tauwa merupakan salah satu alternatif yang dapat digunakan guna membantu mengatasi hal tersebut.

5. Dapat membantu menurunkan kolesterol

Beberapa penelitian yang telah dilakukan menunjukkan hasil positif konsumsi kembang tahu terhadap penurunan tingkat kadar kolesterol dalam tubuh.

Seperti riset yang dilakukan di negara Kanada maupun sebuah penelitian yang tersaji dalam American Journal of Clinical Nutrition yang menyatakan bahwa terjadi penurunan yang signifikan terhadap tingkat kolesterol hingga 20% pada orang-orang yang diberikan diet dengan cara mengkonsumsi kembang tahu selama +/- 1 tahun.

6. Dapat membantu mencegah penyakit jantung koroner

Manfaat tauwa bagi kesehatan, terkandung lemak tak jenuh hingga mencapai 80%. Hal ini tentu saja dapat dimanfaatkan untuk membantu mencegah resiko timbulnya penyakit jantung koroner. Berbagai riset telah menunjukkan bahwa kandungan senyawa phenolik dan asam tak jenuh yang terdapat dalam kedelai sebagai bahan baku pembuatan tauwa dapat membantu mencegah timbulnya nitrosamin. Hal tersebut merupakan suatu senyawa yang dapat menyebabkan timbulnya penyakit jantung koroner maupun berbagai jenis kanker.

7. Dapat membantu mencegah kanker payudara

Tauwa juga mengandung senyawa lainnya seperti fitoestrogen yang disebut isoflavon, yaitu kelompok bahan kimia yang ditemukan dalam makanan nabati yang memiliki struktur yang mirip dengan hormon estrogen pada wanita. Fungsi senyawa tersebut adalah untuk mengikat reseptor estrogen pada sel manusia termasuk sel-sel payudara secara alami. Hal ini akan berpotensi untuk membantu menurunkan risiko kanker payudara.


8. Membantu menurunkan hot flushes saat menopause

Kandungan fitoestrogen yang terdapat dalam kacang kedelai, membuat banyak wanita yang memutuskan untuk mengkonsumsi makanan yang terbuat dari kedelai seperti tahu, tempe, kembang tahu, maupun produk kedelai lainnya  dalam diet mereka, terutama pada saat memasuki masa menopause. Karena selama menopause, produksi hormon estrogen alami dalam tubuh akan terhenti dan kemungkinan besar mereka akan mengalami beberapa gejala pada masa tersebut.

Senyawa fitoestrogen tersebut nantinya akan bertindak sebagai phytoestrogen untuk membantu meringankan gejala yaitu dengan meningkatkan kadar estrogen serta untuk mengurangi hot flushes yang biasanya terjadi pada beberapa perempuan.

Produk Tauwa yang baik dan masih segar memiliki beberapa ciri seperti :

Memiliki warna putih atau sedikit agak kekuningan
Memiliki tekstur yang lembut, licin dan

Tauwa Instant dari depot tauwa Mr. Kedelai
Tauwa Instant dari depot tauwa Mr. Kedelai

ringan
Memiliki rasa yang lezat dan enak

Dari beberapa penjabaran diatas, kita bisa tahu bahwa Tauwa merupakan salah satu alternatif kudapan

Tauwa Strawberilicious
Tauwa Strawberilicious dari depot Tauwa Mr. Kedelai

yang dapat memberikan berbagai macam keuntungan bagi kesehatan, terutama bagi seorang vegetarian. Tauwa bisa dimakan dengan berbagai jenis kuah sup, tidak hanya kuah jahe ataupun kuah gula, tapi bisa dimakan bersama kuah kari, opor, rendang maupun olahan makanan lainnya.

Masih banyak lagi manfaat kedelai sebagai bahan dasar dari Tauwa untuk kesehatan tubuh kita. Sebagai referensi dapat dibuka http://manfaatnyasehat.com/manfaat-kacang-kedelai/

 

 

MANFAAT SERAT MAKANAN UNTUK KESEHATAN

MANFAAT SERAT DALAM MAKANAN UNTUK KESEHATAN

Manfaat serat yang terkandung dalam makanan untuk kesehatan sudah bukan hal yang baru buat kita. Malah sudah banyak yang tahu juga bahwa serat dalam makanan tidak hanya membantu memperlancar BAB (Buang Air Besar) tapi juga bermanfaat untuk mencegah sakit jantung koroner, stroke dan kanker usus besar. Meskipun demikian, masih banyak orang yang tidak mau makan atau memilih makanan yang banyak mengandung serat. Mungkin karena rasa makanan yang berserat ini tidak begitu gurih atau mungkin juga mereka belum begitu paham manfaat dari makanan yang memiliki banyak serat.

Sebenarnya mencari makanan yang mengandung serat tidaklah sulit. Serat makanan  juga disebut NSP atau Non-Starch Polysacharide banyak terkandung dalam sayuran, buah-buahan, kacang-kacangan dan serelia atau biji-bijian seperti gandum, jagung, beras, beras merah dan lain-lain. Jenis makanan seperti itu sangat mudah diperoleh di negara tercinta kita ini.

Buah-buahan yang banyak mengandung serat/NSP adalah jeruk, sirsak, jambu kluthuk, apel dan pepaya. Rata-rata kandungan seratnya antara 2-5 gram per 100 gram buah. Adapun sayuran yang banyak kandungan seratnya yaitu kacang buncis, kacang panjang, brokoli, kol, wortel, tomat, taoge, mentimun dan kangkung. Kandungan seratnya rata-rata antara 4-10 gram per 100 gram sayuran. Jagung per 100 gram mengandung serat 3 gram. Adapun bubur gandum setengah cangkir sedikitnya mengandung serat 6 gram. Selain itu, ada juga makanan olahan yang banyak mengandung serat seperti agar-agar, nata de coco dan sari kelapa.

Salah satu sifat serat yang bermanfaat buat kesehatan kita adalah sifat zatnya yang tidak bisa hancur oleh sistem pencernaan manusia. Beda dengan sistem pencernaan hewan mamalia seperti kerbau, sapi, kambing dan masih banyak yang lainnya yang bisa menghancurkan serat. Karena tidak bisa hancur dalam pencernakan manusia, khususnya di usus besar serat tersebut akan berkumpul jadi gundukan seperti bola atau jika di dunia kedokteran disebut “bulk”. Bulk ini memiliki daya dorong sisa makanan yang ada di dalam usus besar yang selanjutnya dibuang melalui anus. Bulk menyebabkan adanya gerakan peristaltik lambung menjadi lebih aktif. Gerak peristaltik lambung adalah gerak otomatis lambung yang berfungsi untuk meremas dan mendorong makanan yang ada dalam usus besar sehingga makanan menjadi hancur dan terdorong turun. Nah, gerak peristaltik ini yang menyebabkan BAB kita lancar.

Kelancaran BAB menjadikan kotoran tidak berhenti di dalam usus besar. Kotoran yang berhenti dalam usus besar berbahaya buat tubuh kita karena kotoran tersebut bisa memroduksi racun. Racun tersebut yang merangsang tumbuhnya kanker usus besar atau kanker colon. Jika BAB kita lancar, tidak akan ada racun yang bersarang dalam usus besar kita. Inilah salah satu manfaat serat dalam makanan yang kita konsumsi.

Selain itu, serat dalam makanan juga memiliki sifat mengikat lemak atau kolesterol yang terkandung dalam darah. Kolesterol yang sudah terikat oleh serat tadi ikut larut terbuang dalam BAB. Ini yang dapat mencegah sakit jantung koroner. Seperti telah kita ketahui sakit jantung koroner disebabkan karena tersumbatnya aliran darah dalam pembuluh darah dikarenakan terhambat oleh kolesterol. Sehingga nutrisi tidak sampai ke jantung. Kolesterol yang menempel di dinding pembuluh darah sering disebut plak (plaque). Saking banyaknya plak akhirnya pembuluh darah menjadi buntu, kondisi ini sering disebut arteriosclerosis.

Jadi berapa banyak serat makanan yang kita butuhkan setiap harinya? Info dari asosiasi dokter jantung Amerika Serikat dianjurkan kita konsumsi serat 25-30 gram. Misalnya kita makan jagung bukan berarti kita harus makan jagung 30/3 dikalikan 100 gram atau 1 kg. Karena yang kita konsumsi tidak hanya melulu jagung melainkan juga sayuran dan buah-buahan. Rekomendasi dari Pusat Penelitian dan Pengembangan Gizi, Institut Pertanian Bogor, hitungannya adalah sedikitnya 1/3 makanan yang kita konsumsi adalah berupa sayuran dan buah-buahan.

Konsumsi serat makanan bisa berwujud macam-macam, namun yang perlu diketahui bahwa sayuran yang direbus atau dikukus, kandungan seratnya meningkat. Jika sayuran mentah kira-kira memiliki kandungan serat 5,97%, setelah direbus kandungan seratnya meningkat menjadi 6,4%, dan jika dikukus menjadi 6,27%. Beda dengan buah-buahan, yang memiliki kandungan serat lebih tinggi jika dikonsumsi mentah daripada buah yang dikonsumsi dalam bentuk jus buah.

Bagaimana jika mengkonsumsi suplemen serat? Biasanya suplemen serat ini banyak dikonsumsi oleh orang-orang yang super sibuk. Namun lebih disarankan untuk lebih baik mengkonsumsi sayuran dan buah-buahan alami. Suplemen serat  biasanya ada tambahan-tambahan bahan yang dapat merugikan tubuh kita, seperti gula pemanis yang dapat meningkatkan jumlah kalori, bahan pengawet, dll. Jadi konsumsi suplemen serat disarankan tidak terlalu sering, hanya pada saat kondisi benar-benar tidak sempat makan sayuran dan buah-buahan alami saja.

Ada satu lagi manfaat sayuran, buah-buahan dan biji-bijian berkenaan dengan kesehatan jantung, yaitu kandungan fitosterol. Fitosterol ini sejenis lemak yang terkandung dalam sayuran, buah-buahan dan biji-bijian. Jika diperhatikan lebih detil, susunan kimia fitosterol mirip dengan kolesterol. Karena susunan kimia yang hampir sama ini menjadikan fitosterol dapat menggantikan kedudukan kolesterol pada saat bergandengan dengan asam empedu, trigliserida, dan protein. Ikatan kolesterol, asam empedu dan protein ini bertujuan menyerap semua lemak yang ada. Tapi karena kedudukan kolesterol telah digantikan fitosterol, sehingga kolesterol hanya tersisa di dalam usus dan tidak terserap oleh tubuh kita. Kondisi ini yang mencegah adanya arteriosklerosis.

Sumber fitosterol bisa kita peroleh dari sayuran, buah-buahan dan biji-bijian. Hanya jumlahnya berbeda-beda dan biasanya minor, tidak banyak. Sayuran, buah-buahan dan biji-bijian yang paling banyak mengandung fitosterol diantaranya adalah alpukat, kedelai, gandum, jagung, taoge, wortel, kobis, brokoli dan kwaci bunga matahari.

Dari tulisan diatas mengandung pengertian bahwa dengan mengkonsumsi sayuran, buah-buahan dan biji-bijian paling sedikit sepertiga dari porsi makanan kita tiap-tiap hari akan mengurangi kadar kolesterol dalam darah, mencegah adanya penyakit kanker usus besar dan melancarkan BAB.

Tunggu apa lagi? Segera kita susun kembali menu makanan untuk besok dengan sepertiganya adalah sayuran, buah-buahan dan biji-bijian. Semoga kita selalu sehat walafiat, aamiin.

 

 

 

 

DANAU RAWAPENING, Si CANTIK YANG KURANG TER-EKSPOSE

Danau Rawapening terletak di cekungan terendah lereng Gunung Merbabu, Gunung Telomoyo, dan Gunung Ungaran.  Sehingga jika kita sedang berada di tengah-tengah danaunya, kita bisa melihat pemandangan indah pegunungan yang mengeliling danau. Danau ini mengalami pendangkalan yang pesat. Menjadi tempat mencari ikan, meskipun kini hampir seluruh permukaan rawa ini tertutup enceng gondok. Gulma ini juga sudah menutupi Sungai Tuntang, terutama di bagian hulu. Usaha mengatasi spesies invasif ini dilakukan dengan melakukan pembersihan serta pelatihan pemanfaatan enceng gondok dalam kerajinan, namun tekanan populasi tumbuhan ini sangat tinggi. Nama Rawapening berasal dari kata “pen”  kosa kata bahasa Jawa yang artinya “sungguh-sungguh” dan “ning” kosa kata bahasa Jawa yang artinya “tenang/sunyi”.  Danau Rawapening adalah danau sekaligus tempat wisata air di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Dengan luas 2.670 hektare ia menempati wilayah Kecamatan Ambarawa, Bawen,Tuntang, dan Banyubiru.

Menurut legenda, Rawa Pening terbentuk dari muntahan air yang mengalir dari bekas cabutan lidi yang dilakukan oleh seseorang yang bernama Baru Klinthing.  Cerita Baru Klinthing yang berubah menjadi anak kecil yang penuh luka dan berbau amis sehingga tidak diterima masyarakat dan akhirnya ditolong janda tua ini sudah berlalu.

Danau ini digemari sebagai obyek wisata pemancingan dan sarana olahraga air. Namun jika enceng gondok sedang memenuhi permukaan danau, perahu nelayan bergerak pun sulit.

Pemancing di Rawa Pening.

DSC_2286 DSC_2278

CANDI BOROBUDUR PENINGGALAN NABI SULAIMAN AS?

bb

KH. Fahmi Basya melalui penelitian yang ia lakukan selama kurang lebih 30 tahun yang didukung oleh ekspedisi pencarian bukti-bukti lapangan sebanyak 21 kali, dengan sangat yakin mendeklarasikan bahwa candi Borobudur itu adalah peninggalan Nabi Sulaiman AS.

Sudah lama ditengarai adanya kebudayaan adi luhung di Nusantara ini, bahkan sebelum lahirnya Kerajaan Kutai dan Mataram Kuno.

Namun informasi-informasi itu seakan hilang ditelan bumi dan hanya beredar dan diyakini oleh kalangan ‘underground’ pada masyarakat pemerhati sejarah keagungan Nusantara ini, karena bukti-bukti yang lebih bersifat spiritual ketimbang material.

Jika selama ini banyak ilmuwan-ilmuwan mengatakan bahwa negeri Saba’ yang diceritakan dalam Al Qur’an itu berada di daerah yang sekarang adalah Yaman, maka menurut KH Fahmi Basya, negeri Saba’ itu sebenarnya berada di Indonesia. Benarkah?

Dalam flying book itu KH Fahmi Basya mengungkapkan dengan bukti-bukti ilmiah bahwa candi Borobudur bukanlah hasil kebudayaan Hindu atau Budha, sebagaimana kita ketahui selama ini. Candi Borobudur sudah ada sejak lama, jauh sebelum Hindu ada di Nusantara ini. Berdasarkan penelitiannya, candi Borobudur itu bahkan telah dibangun oleh nabi Sulaiman  AS dengan bantuan para jin pada jaman ketika Nusantara belum berbentuk seperti sekarang, yaitu masih berupa daratan yang luas. Banyak data dan analisis yang dipaparkan dalam flying book itu sebagai bukti terhadap argumen ini.

Untuk mengetahui salah satu bukti argumen itu, sebelumnya ada baiknya kita mengetahui simbol lafadz bismillah. Simbol itu bisa dibuat dengan melukis sebuah 7 buah lingkaran sama besar yang salah satu lingkaran berada di tengah dan dikelilingi oleh 6 lingkaran lainnya. Masing-masing lingkaran mewakili satu huruf pada lafadz bismillah yaitu ba, sin, mim, alif, lam, lam, dan ha’ . Jika keenam lingkaran di luar masing-masing titik pusatnya secara berurutan dihubungkan dengan garis kemudian lingkaran-lingkaran yang diluar itu dihapus, jadilah bentuk itu sebagai segi enam dengan lingkaran di tengahnya. Itulah simbol lafadz bismillah.

Sekarang mari kita amati salah satu kontur yang banyak terukir di batu-batu candi Borobudur. inilah kontur itu. ternyata bentuk itu banyak sekali kita temukan pada batu-batu di candi Borobudur. Segi enam dengan lingkaran ditengahnya. Apakah arti bentuk itu? Ternyata simbol segi enam dengan lingkaran di bawahnya adalah simbol lafadz bismillah. Demikianlah salah satu bukti analisa yang disampaikan oleh KH Fahmi Basya dalam flying booknya.

Selain itu, dalam flying book tersebut juga diungkapkan secara ilmiah bahwa candi Borobudur dahulunya bukan di tempat seperti yang sekarang, melainkan sempat mengalami pemindahan dengan kecepatan pemindahan melebihi kecepatan cahaya (60.000 kali). Hal ini mengakibatkan kontur candi Borobudur mengalami peluruhan. Pemindahan candi ini sesuai cerita dalam Alqur’an : “Berkatalah seorang yang mempunyai ilmu dari AIkitab: “Aku akan membawa singgasana itu kepadamu sebelum matamu berkedip”. Maka tatkala Sulaiman melihat singgasana itu terletak di hadapannya, iapun berkata: “Ini termasuk kurnia Tuhanku untuk mencoba aku apakah aku bersyukur atau mengingkari (akan nikmat-Nya). Dan barangsiapa yang bersyukur maka sesungguhnya dia bersyukur untuk (kebaikan) dirinya sendiri dan barangsiapa yang ingkar, maka sesungguhnya Tuhanku Maha Kaya lagi Maha Mulia”. (QS.An Naml:40)

Selama ini yang sering diungkapkan adalah bahwa pemindahan itu dari Yaman ke Palestina, namun sesungguhnya bukti nyatanya belum pernah ditemukan sampai sekarang.

Lalu menurut penelitian KH Fahmi Basya, dimana letak candi Borobudur sebelum dipindahkan? Jawabannya adalah di kawasan candi Boko yang terletak di kabupaten Sleman. Di kawasan itu nampak bekas-bekas adanya candi besar. Namun, candi besar itu hilang, entah bagaimana hilangnya, yang jelas bukan karena hancur atau runtuh. Bahkan di kawasan candi Boko ditemukan serpihan-serpihan sisa candi yang konturnya mirip dengan kontur candi Borobudur. Hanya saja, kontur yang ada di kawasan candi boko ini tampak lebih jelas dan utuh dibandingkan dengan kontur yang ada di candi Borobudur. Hal ini disebabkan peluruhan yang terjadi akibat pemindahan dengan kecepatan 60.000 kali kecepatan cahaya tadi. (Lihat gambar)

Lebih jauh lagi KH Fahmi Basya membahas sisi lain dari candi Borobudur, yaitu bahwa desain candi Borobudur sangat kompleks dan memiliki makna yang dalam. Misalnya relief yang ada di dinding-dindingnnya, ukuran volume candi yang membentuk balok Al qur’an ( 23x23x12 = 6348 = jumlah ayat dalam alqur’an berserta basmalah), bahkan bukti foto google art yang menunjukkan bahwa puncak candi membentuk sebuah garis lurus yang menghubungkannya dengan rukun syaam dan hajar aswad ka’bah. Dan banyak lagi fakta-fakta yang dikemukakan dalam flying book itu.

Nama Saba’ sendiri, didapat dari Alqur’an, dimana secara singkat Alqur’an (surat An Naml dan surat Saba’) menceritakan bahwa negeri Saba’ dahulu merupakan sebuah negeri yang amat makmur, subur tanahnya dan maju bangsanya. Dalam negeri itu pernah hidup nabi-nabi terdahulu seperti nabi Daud AS, Nabi Sulaiman AS, dan juga seorang ratu perempuan yang amat melegenda yaitu ratu Bilqis. Namun, negeri itu dimusnahkan oleh Allah SWT dengan sebuah banjir yang amat besar karena kemusyrikan bangsa di negeri itu, yaitu kereka melekukan ibadah menyembah matahari.

Sementara itu, dalam sebuah legenda yang sangat terkenal di dunia, konon pernah ada sebuah negeri yang karakteristiknya hampir mirip dengan yang diceritakan alqur’an itu. Negeri itu bernama negeri Atlantis. Negeri itu berada di sebuah daratan yang luas dan subur, dan dihuni oleh bangsa maju dan makmur, unggul dalam hal irigasi pertanian. Daratan luas itulah yang disebut sebagai benua Atlantis yang mana benua itu musnah pada jaman es. Seiring tenggelamnya daratan Atlantis, maka musnahlah negeri Atlantis yang begitu makmur itu. Berdasarkan kemiripan kisah dalam Al Qur’an dan legenda yang berkembang di hampir sekuruh penjuru dunia itu, bisa jadi, negeri Saba’ yang dimaksudkan dalam Al Quran itu tak lain adalah negeri Atlantis yang dulu mendiami daratan Atlantis yang kini sudah musnah akibat banjir besar di jaman es. Benar atau tidaknya memang masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.

Selama ini hampir kebanyakan ilmuwan mengatakan bahwa negeri Saba’ yang disebutkan dalam Al Qur’an itu terletak di daerah Yaman, Bahkan dalam banyak tafsir Al Qur’an pun mengatakan demikian. Namun, melalui ekspedisi dan penelitiannya, yang hasilnya dibuat dalam bentuk flying book, KH Fahmi Basya menyimpulkan bahwa bukanlah daerah Yaman letak sebenarnya negeri Saba’ itu, melainkan ia berada di sebuah wilayah dengan pusatnya di pulau Jawa, dimana dahulu wilayah itu mencakup wilayah Indonesia dan masih merupakan sebuah daratan yang luas atau berupa sebuah benua. Berikut Budhe Sri tuliskan 14 bukti yang dikemukakan oleh KH Fahmi Basya yang mengungkapkan bahwa negeri Saba’ dalam Al Qur’an itu bukan terletak di Yaman melainkan di Indonesia.

PERTAMA. Nama Saba’ itu sendiri. “..dan kubawa kepadamu dari negeri Saba suatu berita penting yang diyakini.” (QS. 27:22). Di Indonesia ada nama dan tempat bernama Saba’ (tempat pertemuan) dan ada tempatnya. sementara di Yaman tidak ada. Yang ada hanya sabuun(prasasti), tapi tidak ada nama tempat bernama saba’

KEDUA. Hutan Saba’. “Sesungguhnya bagi kaum Saba’ ada tanda (kekuasaan Tuhan) di tempat kediaman mereka yaitu dua buah hutan (kebun) di sebelah kanan dan di sebelah kiri” (QS.34:14). Disebutkan terdapat hutan sebagai tanda kekuasaan (ayat). Allah menyebut sesuatu sebagai ayat maka berarti sesuatu tersebut tidak akan hilang dan tetap dapat diamati oleh manusia. Sebagaimana dalam QS 54.15 Allah menyebut kapal nabi Nuh sebagai ayat dan itu kita temukan. Maka sesuai sebutan “ayat” itu seharusnya hutan itu juga bisa ditemukan atau pastilah hutan Saba’ itu masih ditemukan. Kita bisa buka dalam kamus bahasa Jawa Kawi, HUTAN dalam bahasa jawa adalah WANA, dan SABA’ berarti PERTEMUAN. Jadi hutan Saba’ itu ada di pulau Jawa yaitu WANASABA=WONOSOBO Ada juga nama Sleman yang berasal dari kata Sulaiman. Sementara di Yaman tidak diketemukan nama-nama semacam itu.

KETIGA. Tempat bersujud (menyembah) kepada matahari. “Aku mendapati dia dan kaumnya menyembah (bersujud kepada) matahari…”(QS. 27:24). Di Yaman tidak dijumpai tempat semacam itu, sementara di Indonesia tempat semacam itu ada yaitu di kawasan bukit candi Boko. Disana ada tempat yang digunakan untuk menyembah matahari yang berupa bangunan di atas bukit menghadap ke timur, ke arah matahari terbit.

KEEMPAT. Bangunan di lembah Semut. “Berkatalah seorang yang mempunyai ilmu dari AI Kitab[1097]: “Aku akan membawa singgasana itu kepadamu sebelum matamu berkedip”. Maka tatkala Sulaiman melihat singgasana itu terletak di hadapannya, iapun berkata: “Ini termasuk kurnia Tuhanku …”(QS. 27:40). Di Yaman tidak ada bangunan semacam ini, tapi di Indonesia ada, yaitu candi Borobudur. Candi Borobudur terletak di sebuah lembah, dan itulah lembah Semut, lembah terindah di dunia.

KELIMA. Fakta pemindahan. Ada bekas stupa di candi Boko (36 km dari candi Borobudur), dimana tekstur bekas stupa itu sangat mirip dengan yang ada di candi Borobudur. di Yaman tidak ada.

KEENAM. Sidrin qolil. “…sesuatu yang disebut sidrin Qolil”(qs. 34:16) yang artinya bukti yang sedikit/kecil. Di indonesia sidrin qolil ini masih ada sampai sekarang, yaitu terdapat di candi Boko, masih terdapat bukti-bukti sisa, sementara di Yaman tidak ada.

KETUJUH. Buah yang rasanya pahit, dan menjadi buah mulut (cerita rakyat). “…dan kami ganti kedua kebun mereka dengan dua kebun yang ditumbuhi (pohon-pohon) yang berbuah pahit…”(QS. 34:16). Di Indonesia ada buah yang rasanya pahit yaitu buah MAJAPAHIT, di Yaman tidak ada.

KEDELAPAN. Sisa banjir. “… Maka kami datangkan kepada mereka banjir yang besar…”(QS.34:16). Di Yaman disebutkan banjir ini disebabkan runtuhnya bendungan Ma’rib (sebesar bendungan Situ Gintung) tapi banjir yang semacam ini terlalu kecil untuk memusnahkan sebuah negeri. Tapi di Indonesia banjir itu ada yaitu banjir sangat besar yang menenggelamkan dataran/dangkalan Sunda, mengakibatkan Indonesia terbagi menjadi banyak pulau. Fakta sejarah mengungkapkan bahwa dulu Nusantara merupakan satu wilayah daratan yang luas sebelum menjadi wilayah kepulauan.

KESEMBILAN. Bukti bahwa negeri Saba’ telah dihancurkan sehancur-hancurnya. “Maka kami jadikan mereka buah mulut dan kami hancurkan mereka sehancur-hancurnya. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda- tanda kekuasaan Allah bagi setiap orang yang sabar lagi bersyukur.” (QS.34:19). Di Indonesia fakta jelas mengatakan bahwa wilayah Nusantara yang dulunya satu daratan, setelah banjir besar di jaman es terbagi menjadi 17.000 pulau. Dari 1 menjadi 17.000. dalam sejarah dunia belum pernah ada daratan yang karena suatu kejadian kemudian menyebabkannya terbagi menjadi 17.000 bagian. Inilah maksud dari dihancurkan sehancur-hancurnya. Semantara di Yaman tidak ada fakta semacam itu.

SEPULUH. “…Kami bataskan padanya perjalanan…”(QS.34:18). Setelah banjir besar, maka perjalanan darat menjadi terbatas karena pulau-pulau dibatasi lautan. Sementara di Yaman tidak ditemukakan fakta ini.

SEBELAS. Jarak terbang ideal. “Maka tidak lama kemudian (datanglah burung hud-hud), lalu ia berkata: “Aku telah mengetahui sesuatu yang kamu belum mengetahuinya; dan kubawa kepadamu dari negeri Saba suatu berita penting yang diyakini.”(QS.27:22). “Pergilah dengan (membawa) suratku ini”(QS.27:28) jarak pemindahan istana adalah sejauh jarak terbang burung (36 km). di Indonesia jarak ideal ini ada yaitu jarak candi Borobudur-candi Boko. Sementara kalo di Yaman, jarak antara Yaman-Palestina terlalu jauh.

KEDUABELAS. “Dan Tuhanmu Maha Memelihara segala sesuatu.” (QS.34:21). Jadi pastilah Allah memelihara negeri Saba’ yang menjadi ayat (tanda kekuasaan) Nya itu. Di Yaman sudah tidak ada, sementara di Indonesia masih ada.

KETIGABELAS. Surat dari Nabi Sulaiman untuk ratu Balqis. “Berkata ia (Balqis): “Hai pembesar-pembesar, sesungguhnya telah dijatuhkan kepadaku sebuah surat yang mulia. Sesungguhnya surat itu, dari SuIaiman dan sesungguhnya (isi)nya: “bismillahirrahmaanirrahiim” (QS. 27:29-30). Di Indonesia ada bukti yang ditemukan di istana ratu Boko berupa lempengan/plat emas bertuliskan bismillahirrahmaanirrahiim. Di Yaman tidak ada.

KEEMPATBELAS. Gedung yang tinggi. “Para jin itu membuat untuk Sulaiman apa yang dikehendakinya dari gedung-gedung yang tinggi dan patung-patung dan piring-piring yang (besarnya) seperti kolam dan periuk yang tetap (berada di atas tungku).”(QS.34:13). Di Indonesia jelas ada yaitu candi Borobudur, sedangkan di Yaman tidak ada.

Bagaimana tanggapan para pembaca setelah membaca artikel ini? Tidak percaya?? Mengapa piramida berbentuk segitiga? Rahasia di balik stupa di Borobudur? Di mana letak kerajaan Nabi Sulaiman dan Ratu Balqis? Di mana letak kerajaan Nabi Ibrahim? Rahasia di balik sa’i? Hubungan Hajar Aswad dengan Candi Borobudur? Rahasia Saba’ dalam Al Qur’an? Bukti kebenaran kerajaan Nabi Sulaiman dan Ratu Balqis di Indonesia? Inilah Pe Er kita sebagai manusia, makhluk ciptaan Tuhan yang diberikan keistimewaan yaitu memiliki akal untuk bisa berpikir dan mencari bukti-bukti kekuasaan Sang Pencipta.