KHASIAT DAHSYAT PADUAN BAWANG LANANG, LEMON, MADU, JAHE & CUKA APEL

Berikut ini khasiat tiap bahan yang biasa digunakan untuk membuat ramuan yang diminum, yaitu: bawang lanang/bawang putih tunggal, lemon, madu, jahe, dan cuka apel.

  1. Bawang Lanang atau Bawang Putih Tunggal
  2. Lemon
  3. Madu
  4. Jahe
  5. Cuka Apel

Bawang Lanang/Bawang Putih Tunggal

Bagian yang digunakan: umbi

Kandungan di dalamnya:
Minyak atsiri, kandungan alicin, vitamin ajoene, vitamin kelompok B, vitamin C, enzim dan sumber mineral unggul termasuk fosfor, zat besi, dan potasium

Khasiat :

Anti-bakteri dan anti-virus, anti-peradangan, anti-trombotik (penggumpalan darah), anti-obesitas, vasodilator (pelancar aliran darah), penurun tekanan darah, pemurni darah, pengontrol kadar gula darah, penambah energi / stamina, imunitas tubuh, penghilang rasa mual, pembakar / pengontrol lemak, antioksidan,  pelancar pencernaan dan metabolisme, ekspektoran (pembersih), pelindung tubuh dari keracunan, dan pengatur aktivitas saraf.

Umbi Bawang Lanang/Bawang Putih Tunggal berkhasiat sebagai anti-bakteri yang kuat terhadap organisme penyakit seperti disentri shigella (dysenterrica shigella),tifus salmonella (tiphus salmonella), infeksi streptococcus, dan infeksistephlococci.

Bawang Lanang/Bawang Putih Tunggal memiliki agen anti-trombotik karena kandungan bahan yang mencegah penggumpalan darah. Sebagai vasodilator (pelancar aliran darah) serta menurunkan tekanan darah tinggi karena membersihkan pembuluh darah.

Bawang Lanang/ Bawang Putih Tunggal berdampak signifikan terhadap darah dan penurunan kadar kolesterol jahat (LDL) tanpa mengurangi kadar kolesterol baik (HDL). Bawang Lanang/Bawang Tunggal mengontrol juga produksi kolesterol jahat LDL pada liver (hati).

Bawang Lanang/Bawang Putih Tunggal meningkatkan kekebalan dan meredakan pembengkakan tulang, jaringan, sendi, dan tulang rawan.

Bawang Lanang/Bawang Putih Tunggal adalah satu jenis pengobatan tradisional tertua di dunia. Digunakan untuk menyembuhkan penyakit infeksi, seperti tifus, disentri, bronkitis, pneumonia, flu dan batuk, serta usus buntu. Dianjurkan untuk mengobati penyakit gangguan jantung, seperti hipertensi (tekanan darah tinggi) dan , emboli paru-paru, dan obesitas. Digunakan juga untuk menyembuhkan penyakit reumatik, asam urat, dan kaku sendi.

LEMON

Bagian yang digunakan: buah dan kulit

Kandungan di dalamnya:
Minyak esensial mengandung 2.5% pektin, limonene, flavonoide citro, vitamin C, dan kalcium.

Khasiat:

Mendinginkan, menambah energi, berfungsi aromatik (menimbulkan aroma yang diinginkan), meningkatkan kekebalan tubuh, penangkal bakteri, kuman, dan virus, anti-peradangan, pelancar aliran darah, anti-obesitas, penambah energi / stamina, pengurang rasa sakit (analgesik), penghilang rasa mual, penyembuh bercak kulit, jerawat, sariawan, kapalan, bisul, pelancar pencernaan / metabolisme, pelindung tubuh dari keracunan, dan pengatur aktivitas saraf, penenang.

Jus lemon memberikan “kolagen antar-semen cellecular” zat untuk membangun struktur jaringan pembuluh darah otot, tulang, dan tulang rawan. Ini menghasilkan fleksibilitas pada pembuluh darah dan mencegah terbentuknya plak aterosklerosis (penyumbatan pembuluh darah), dan meningkatkan sirkulasi darah ke otak dan pembuluh koroner jantung.

Jus lemon berkhasiat meningkatkan energi, memberi kesegaran, dan menghilangkan kelelahan dan depresi. Digunakan untuk mengobati gangguan pembuluh darah, seperti wasir varises, iskemia miokard(kondisi kekurangan oksigen karena terhentinya aliran darah dari arteri koroner yang mengakibatkan matinya sel-sel jantung), jantung berdebar, dan tekanan darah tinggi. Dianjurkan untuk mengobati penyakit reumatik akut, asam urat, dan sakit saraf. Digunakan juga untuk mengatasi gusi berdarah dan mencegah muntah-muntah, mual, dan vertigo.

JAHE

Bagian yang digunakan: Rimpang jahe.

Kandungan di dalamnya:
Minyak atsiri pada kandungan jahe.

Khasiat:

Anti-peradangan, penangkal bakteri, kuman, dan virus, anti-penggumpalan darah, penahan rasa sakit (analgesis), pelancar aliran darah, mengurangi tekanan darah tinggi, pemurni darah, karminatif (mengeluarkan udara), anti-obesitas, penambah kekebalan / imunitas, penghilang rasa mual, pembakar / pengontrol lemak, antioksidan, pelancar pencernaan / metabolisme, dan pencahar / pembuangan sisa limbah / peluruh batu ginjal, empedu.

Jahe menghilangkan hambatan kolesterol pada pembuluh darah, mencegah pembekuan darah dan melindungi organ dari penyumbatan dan dampak merusak seperti aterosklerosis (penyumbatan). Mengurangi risiko serangan jantung dan stroke.

Jahe meredakan kondisi radang jaringan tulang, sendi, dan tulang rawan, serta meningkatkan fungsi sendi.

Jahe mengatasi gangguan pencernaan pada kontraksi lambung. Satu gram jahe menekan asam lambung dan sekresi (pengeluaran), mencegah limbung, rasa muntah, dan nyeri perut.

Manfaat untuk pengobatan

Jahe digunakan secara intensif untuk mengobati penyakit reumatik, radang sendi, kaku sendi, dan asam urat. Dianjurkan untuk mengobati tekanan darah tinggi, ateroklerosis (penyumbatan pembuluh koroner), alergi hidung, bronkitis, asma, gangguan irama jantung, gangguan pencernaan, diare (muntah berak), perut kembung, dan nyeri perut. Digunakan juga untuk menurunkan berat badan.

CUKA APEL

Bagian yang digunakan: Buah apel.

Kandungan di dalamnya:

Cuka apel mengandung pektin, pyridoxine, asam organik, sumber kaya mineral, seperti potasium, kalium, kalcium, tembaga, magnesium, besi, dan fosfor.

Khasiat:

Pemurni darah, pembakar lemak, penangkal infeksi, anti-peradangan, anti-bentol atau bintik-bintik pada kulit, memperlancar air kencing (diuretik), penambah nafsu makan, anti-penggumpalan darah, anti-obesitas, pelancar aliran darah, pengontrol kadar gula darah, penambah energi / stamina, penambah kekebalan / imunitas, penurun tekanan darah tinggi, pemurni darah, pembakar / pengontrol lemak, pelancar pencernaan /metabolisme, dan pencahar / pembuangan sisa limbah / peluruh batu ginjal, empedu.

Cuka apel amat mempengaruhi serum darah. Membantu menetralkan keasaman akibat keasaman uric, dan melindungi kondisi rawan seperti reumatik dan asam urat.

Cuka apel amat bermanfaat sebagai pembakar lemak, lendir lemak, dan cadangan dahak sehingga memperlancar metabolisme dan mengurangi berat badan, dan memperbaiki fungsi organ-organ vital.

Cuka apel berdampak diuretik (membilas) pada nephron sebagai bagian ginjal yang memproduksi air seni, meningkatkan produksi air seni. Mengeluarkan produk limbah (sisa) melalui air seni seperti asam urat dan batu ginjal.

Cuka apel mempengaruhi metabolisme glukosa (gula), mengurangi kadar gula darah. Juga mengoksidasi dan mengencerkan darah. Mempertahankan sirkulasi darah, dan meningkatkan kesehatan dan fungsi organ-organ vital.

Manfaat untuk pengobatan:

Cuka apel meningkatkan energi dan kemampuan menyembuhkan dan diajurkan untuk mengobati gangguan jantung, seperti hipertensi (darah tinggi), iskemia miokard (kondisi kekurangan oksigen karena terhentinya aliran darah dari arteri koroner yang mengakibatkan matinya sel-sel jantung), hiperlipidemia (penyakit yang disebabkan meningkatnya lipid atau molekul darah abnormal dalam darah), dan obesitas. Digunakan untuk mengobati radang sendi, asam urat, osteoporosis (pengeroposan tulang), nyeri sendi, dan otot terjepit. Bermanfaat untuk menyembuhkan diabetes, sembelit, dan gangguan pencernaan.

 

MADU

Sumber atau asal: Lebah

Khasiat:

Anti-bakteri, kuman, virus, penangkal infeksi, antioksidan, melancarkan pencernaan, mengurangi rasa sakit, berfungsi pencahar, anti-penggumpalan darah, penurun tekanan darah tinggi, anti-obesitas, pelancar aliran darah, penambah energi / stamina, penambah kekebalan / imunitas, pengurang rasa sakit / analgesik, penyembuh bercak kulit, jerawat, sariawan, kapalan, bisul, penambah nafsu makan, antioksidan, pelancar pencernaan / metabolisme, pencahar / pembuangan sisa limbah / peluruh batu ginjal, empedu, dan mengawetkan.

Madu mengatur sekresi (pengeluaran) kelenjar dan meningkatkan metabolisme kalcium, dan membantu pertumbuhan dan perkembangan tulang dan gigi anak-anak. Mempengaruhi gerakan usus dan mengurangi rasa sakit. Madu melancarkan saluran pencernaan pada usus, merangsang sekresi pencernaan alami, mengontrol sekresi pencernaan alami, mengontrol HCI, dan meningkatkan proses pencernaan. Membawa efek perubahan generatif pada pembuluh darah dan jaringan penghubung, serta mempertahankan fungsinya. Madu memiliki nilai gizi tinggi yang memberi energi kepada otot-otot, terutama otot jantung dan organ vital. Membangun antibodi dan meningkatkan kekebalan tubuh.

Sebagai zat anti-bakteri, madu menghalangi pertumbuhan bakteri karena kandungan antibodi dan imunitasnya. Sebagai zat anti-obesitas, madu mengendalikan kolesterol dan mengurangi berat badan.

Manfaat Pengobatan:

Madu adalah obat alami, digunakan baik untuk mengobati gangguan penyakit melalui pengobatan dari dalam maupun di luar tubuh.

Dianjurkan untuk mengobati gangguan saluran pencernaan usus,seperti gangguan pencernaan, bisul perut, sembelit, ambeien, dan hilangnya nafsu makan.

Madu secara intensif digunakan untuk mengobati infeksi paru-paru, seperti bronkitis, pneumonia, influenza, kerongkongan gatal, dan pengobatan batuk kering. Juga digunakan untuk mengobati gizi buruk, mengobati penyakit tulang, osteoporosis (pengeroposan), kelelahan, dan depresi. Digunakan juga untuk mengobati penyakit kardiovaskular, seperti darah tinggi, varises, dan penyempitan pembuluh darah.

Digunakan untuk pengobatan di luar:
Sebagai penangkal infeksi, madu digunakan untuk mengobati kulit terbakar, gatal-gatal, eksim, ruam-ruam pada tangan, kaki, puting susu, dan kulit.

 

One thought on “KHASIAT DAHSYAT PADUAN BAWANG LANANG, LEMON, MADU, JAHE & CUKA APEL”

  1. Para ilmuwan dari Universitas of Lowa menemukan bahwa kulit apel dan tomat hijau dipercaya dapat membuat kulit tetap awet muda karna didalam kulit apel mengandung senyawa alami yang dapat menunda penuaan dini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>